Kisah Sang Pengail Ikan

Take action now!

Ada kisah seorang pemuda miskin dan seorang pengail ikan. Sang pemuda miskin dengan muka muram dan lapar melihat sekelompok pengail di sebuah jembatan, lalu bergumam, “Andai memiliki ikan sebanyak itu, saya pasti tidak akan kelaparan dan susah.”

Di tengah lamunannya, tiba-tiba seorang pengail berkata, “Hei, aku akan memberi Anda beberapa ikan bila Anda mau membantu saya sebentar memegang kail ini, karena saya ada keperluan sebentar.” Pemuda itu dengan senang menerima tawaran tersebut dan mulai merentangkan kailnya. Perlahan, satu per satu ikan ia tangkap dan keranjang yang ditinggalkan si pengail pun hampir penuh. Sang pemuda pun senang menikmati kegiatan barunya.

Tiba-tiba pengail itu kembali dan berkata, “Terima kasih telah membantu saya. Semua ikan yang Anda dapatkan tadi menjadi milik Anda.”Pemuda tersebut pergi dengan suka cita. Namun, sebelum pemuda itu beranjak pergi, pengail ikan memberikan nasihat, “Jangan pernah membuang waktu dengan melamun dan berharap sesuatu terjadi. Lakukan sesuatu mulai dari diri Anda, siapkan kail Anda dan mulailah memancing. Niscaya Anda tidak akan kelaparan lagi.”

Kisah ini adalah kisah lama dan kita mungkin sudah sering mendengarkannya. Namun, dalam tantangan dunia usaha atau dunia pekerjaan, ada baiknya kita merenungkan kembali kisah tersebut dan bertanya apakah kita sudah membuat kail-kail kita yang baru dan kemudian berkata pada diri sendiri, “Bangun, bersemangatlah, lakukan sesuatu yang lain dari biasanya, sesuatu yang luar biasa dibanding harihari sebelumnya, maka hal besar dan luar biasa akan menjadi milik Anda.”


  • Referensi: Be A Great Leader!
  • Penulis: Erwin Tenggono

Leave a Comment