Cara Miliarder Memandang Uang

Bagaimanakah cara orang-orang kaya, para jutawan dan miliarder memandang uang? Kita mungkin jarang bertanya tentang ini, padahal penting untuk diketahui.

Ternyata, cara mereka sangat bertolak belakang dengan kecenderungan kaum kelas menengah dan orang-orang miskin. Para miliarder menganggap uang bukanlah sumber masalah atau kejahatan. Uang bersifat netral sehingga bisa dibawa ke arah positif. Pandangan mereka yang positif tentang uang sejalan dengan pendapat orang-orang bijak yang mengatakan, “Uang memang bukan segala-galanya, tapi butuh segalanya butuh uang. “Ya, karena setiap orang uang, maka harus mencari dan memilikinya.

“Saat muda saya pikir uang itu yang terpenting dalam hidup ini. Sekarang, saat saya sudah tua. saya sungguh-sungguh tahu bahwa uang memang yang terpenting.”

Oscar Wilde (1854-1900), Penulis Irlandia

Orang-orang miskin dan kaum kelas menengah sering merasa cemas dan takut terhadap uang, entah cemas jumlah uang yang mereka miliki akan berkurang malah habis ataupun ketakutan kalau uang berdampak negatif yakni menimbulkan berbagai modus kejahatan. Orang-orang awam bahkan menjadi stres tatkala menghadapi uang dalam jumlah yang sangat besar. Mereka kebingungan uang sebanyak itu mau digunakannya untuk apa dan hendak dibelanjakan ke mana. Mereka bisa kehilangan akal sehatnya karena pengaruh uang.

Tidak demikian dengan orang-orang kaya dan para miliarder, mereka memandang uang secara wajar dan dengan logika positif. Dengan uang, mereka bukan hanya berusaha mencapai taraf hidup lebih baik dalam segala hal termasuk kesehatan, melainkan juga berbuat berbagai kebajikan guna menolong orang lain.

Secara umum, orang-orang kaya, para jutawan dan miliarder memandang uang adalah:

  • Alat penting untuk mewujudkan sebuah gaya hidup yang bermanfaat dan memuaskan.
  • Aset dasar yang, bila dikelola dengan baik, akan memberikan sebuah landasan untuk kemandirian finansial.
  • Sesuatu yang dapat memperbaiki gaya hidup dan memberi jaminan yang lebih pasti akan kemandirian finansial.

Sedangkan secara spesifik, mereka juga punya pandangan khusus mengenai uang. Perhatikan poin-poin berikut ini:

  • Para miliarder menganalogikan uang laksana makhluk hidup. Mereka memelihara uang; menanam di lahan yang tepat, membersihkannya dari hama, dan pada saat yang tepat memetik hasilnya.
  • Uang laksana air yang terus mengalir. Dalam bisnis dan perdagangan, uang mengalir ke banyak orang. Nah, orang-orang kaya atau para miliarder paham betul ke akan mengalir; maka mereka akan menyusun strategi untuk membentangkan pipa guna menangguk aliran uang tersebut.
  • Para miliarder tidak bekerja untuk mencari uang, tapi mereka menciptakan uang dengan berbagai bisnis yang mereka punyai. Mereka memproduksi barang ataupun jasa yang dapat menghasilkan uang. Bukan mereka, tapi uanglah yang bekerja untuk mereka.
  • Orang-orang kaya dan para miliarder tahu persis bagaimana uangnya bekerja. Bagi mereka, uang adalah turbin yang menggerakkan perekonomian dalam skala kecil maupun besar. Maka mereka menginvestasikan uangnya agar roda bisnis bergerak dan berputar, dengan begitu mereka bisa menghasilkan uang lebih banyak lagi, bahkan berlipat ganda.
  • Para miliarder memandang uang adalah aset dasar yang jika dikelola dengan baik akan memberikan sebuah landasan yang kokoh untuk kemandirian finansial.
  • Orang-orang kaya dan para miliarder memandang uang adalah sesuatu yang dapat memperbaiki gaya hidup yang menurut mereka bermanfaat dan memberi jaminan yang lebih pasti akan kemandirian finansial.
  • Orang kaya, para jutawan dan miliarder, juga sangat percaya bahwa uang tidak tumbuh di pohon atau bahkan turun dari langit. Menang lotere atau kuis miliaran rupiah sekalipun, itu cuma sekadar uang. Jika tidak dipakai secara dalam sekejap pun habis. Karena itu para miliarder lebih percaya dengan usaha, kerja keras, merealisasikan ide-ide besar, meski butuh waktu dan energi, akhirnya mereka dapat meraih uang atau kekayaan sejati.

  • Sumber: ” The Habits of Millionaires” oleh Zaenuddin HM
  • Good books to read Download
  • More books Info
  • Join the inspiration Join

Leave a Comment