Arti Sebuah Pengalaman

“Orang sukses tidak hanya mampu melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi harus mampu mengembangkannya”

Bill Gates

“Orang sukses tidak hanya mampu melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi harus mampu mengembangkannya”. Inilah kalimat yang dikatakan Bill Gates dalam sebuah bukunya. Dan, kalimat tersebut kemudian mengilhami cara saya berpikir sejak beberapa tahun ini. Karena itu agar mampu bertahan dan sukses dalam perubahan apa pun, kekuatan yang terbaik adalah mengembangkan pekerjaan yang diberikan kepada kita.

Dalam perjalanan saya berkereta api ke Bandung, saya terlibat diskusi dengan seorang teman. Topik yang kami diskusikan saat itu berkisar dari perubahan kepemimpinan negara, perkembangan teknologi internet yang begitu cepat dalam dua tahun terakhir ini, tantangan AFTA yang sudah di depan mata, hingga peran BPOM dalam menentukan arah industri farmasi. Dalam pembicaraan tersebut, ada satu kata yang sering dilontarkan, yaitu tambahan “pengalaman” dalam cara berpikir dan bekerja saat ini.

Kita juga sering melontarkan kata “pengalaman”, misalnya saja “pengalaman kerja”. Jadi apa makna kata “pengalaman” ini? Secara sederhana, pengalaman itu dapat diartikan melakukan pekerjaan baru setiap hari atau menemukan suatu cara baru (do something new, get something new). Jadi, apabila kita melakukan sesuatu secara rutin tanpa berupaya melakukan perubahan menjadi lebih baik, apakah kita bisa menyebutnya mendapat pengalaman kerja?

Dengan memahami kata “pengalaman” lebih dalam, saya sependapat dengan pemikiran Bill Gates. Setiap orang yang ingin sukses tidak cukup hanya menjalankan pekerjaan dengan baik, tetapi harus mampu mengembangkan pekerjaannya. Untuk itu kita perlu berpikir, adakah suatu pengalaman baru yang kita dapatkan dari pekerjaan kita selama ini, atau kita hanya menjalankan kebiasaan/rutinitas kerja agar pekerjaan kita baik adanya?

Dalam kondisi yang dipengaruhi faktor-faktor eksternal yang berubah sangat cepat, tampaknya kita tidak dapat berdiam diri menerima dampak perubahan. Kita juga harus berpikir atau bekerja dengan cara baru yang lebih baik. Ketika AFTA 2015 diterapkan, terjadi single market, free flow of good, dan free flow of services. Dengan begitu apakah kita memilih hanya terus berdiam diri karena bisnis telah aman, mulai mengantisipasi persaingan, atau melihat bahwa pasar yang kita garap akan menjadi 500 juta penduduk Asean, tidak hanya Indonesia saja.


  • Buku: Be A Great Leader!
  • Penulis: Erwin Tenggono
  • Get free ebooks Di Sini
  • Get Inspirational Books Di Sini

Leave a Comment